Katakanlah kotamadya Caramanta, Támesis, Pueblorrico, dan Jericó, lebih dari 150 petani berkumpul untuk mempelajari cara-cara baru untuk meningkatkan nilai tambah limbah sisa pertanian kopi. Dengan bantuan para ahli Cenicafé, praktik-praktik inovatif untuk mengubah produk sampingan ini menjadi input yang bermanfaat, mengurangi limbah, dan memberikan kontribusi pada seluruh perkebunan.
Selama sesi-sesi tersebut, pentingnya mengintegrasikan teknik-teknik ini ke dalam produksi sehari-hari untuk menciptakan peluang ekonomi baru. Selain itu, perangkat dan pengetahuan juga diberikan agar para petani kopi dapat menerapkan alternatif berkelanjutan dalam proses mereka, yang mendorong pengelolaan sumber daya yang lebih efisien dan perlindungan lingkungan.









